Tafsir As-Sa’di: Surat Al-Baqarah ayat 28

Oleh Syaikh Abdurrahman as-Sa’di rahimahullah

Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan?

Tafsir ayat:

28. Ini adalah sebuah pertanyaan yang bermakna keheranan dan pengejekan serta pengingkaran, yaitu bagaimana bisa terjadi kekufuran dari kalian kepada Allah yang telah menciptakan kalian dari tidak ada, lalu memberikan nikmatNya kepada kalian dengan berbagai macam nikmat, kemudian Allah mematikan kalian bila telah sampai ajal kalian lalu Dia membalas kalian dalam kubur.

kemudian Dia membangkitkan kalian kembali setelah Hari Kebangkitan dan berdiri di padang mahsyar, kemudian kepadaNya-lah kalian akan kembali, maka Dia akan memberikan balasan kepada kalian dengan balasan yang sepadan, dan bila kalian berada dalam tindak-tandukNya, pengaturanNya, kebaikanNya dan dalam kerangka perintah-perintahNya yang bersifat agama, kemudian setelah itu dalam kerangka pembalasanNya, maka apakah pantas bagi kalian kufur kepadaNya? Dan bukankah hal ini hanyalah suatu kebodohan dan kedunguan yang besar? Akan tetapi yang sepantasnya bagi kalian adalah agar kalian bertakwa kepadaNya, mensyukuriNya, beriman kepadaNya, takut akan adzabNya, dan mengharap ganjaranNya.

Disalin dari Tafsir as-Sa’di (edisi Indonesia, penerjemah: Muhammad Iqbal dkk, terbitan Pustaka Sahifa – jakarta)

Tag:,

About Cipto Abu Yahya

Saya hanyalah pedagang ukm yang tidak tertarik untuk dikenal oleh orang banyak. Tapi manfaat yang bisa saya usahakan, diharapkan dapat dirasakan oleh banyak orang..

4 responses to “Tafsir As-Sa’di: Surat Al-Baqarah ayat 28”

  1. Erwin Permadi says :

    Tafsir diatas bertuliskan : Ini adalah sebuah pertanyaan yang bermakna keheranan dan pengejekan serta pengingkaran, yaitu bagaimana bisa terjadi kekufuran dari kalian kepada Allah yang telah menciptakan kalian dari tidak ada…….dst.
    padahal ayat diatas mengatakan “mati” bukan “tidak ada”.. ( kata tidak ada dan kata mati berbeda maknanya)
    Ayat diatas dg jelas menyebutkan bahwa Alloh mengatakan kamu itu dulu nya mati bukan tidak ada.

    • Cipto Abi Yahya says :

      Lalu apa faedah tambahan yang bisa diambil, jika seperti itu?

      • Erwin Permadi says :

        Faedahnya kita bisa berfikir lebih luas kalau dulunya kita itu mati,, beda dg bila kita itu tidak ada, meski kita diciptakan Alloh dari ketiadaan,,, tapi Alloh dalam ayat diatas mengatakan mati bukan tidak ada, mungkin karena ayat itu turun di zaman Nabi Muhammad SAW, dimana manusia telah ada dan terjadi kehidupan dan kematian. yang saya mau tanyakan apakah yg dimaksud kata mati diatas itu berarti meninggal,, atau apa ? sedangkan yg kita tahu kalau manusia mati itu kan meninggal. barangkali Bapak bisa menjelaskannya. Terimakasih..!

        • abah says :

          mati itu = berpisahnya antara jasad dan ruh
          hidup itu = bersatunya antara jasad dan ruh

          Wallohu’alam

Apa Komentar Anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: