Apakah Menggunting Kuku, Memotong Kumis, Mencabut Bulu Ketiak, dan Mencukur Bulu Kemaluan Dijadwalkan pada Waktu Tertentu?

Oleh: Abu Malik Kamal as-Sayid Salim -hafidzahullah-.

Perkara-perkara fitrah tersebut tidak ditetapkan pada waktu tertentu, tetapi batasannya adalah kebutuhan. Kapan saja waktu diperlukan untuk melakukannya, maka itulah waktunya.

Akan tetapi hendaklah ia tidak meninggalkan salah satu dari perkara fitrah tersebut melebihi empat puluh hari. Dasarnya adalah hadits Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

“Kami diberi waktu (oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) untuk memotong kumis, menggunting kuku, mencabut bulu ketiak, dan mencukur bulu kemaluan, agar kami tidak membiarkan lebih dari empat puluh hari.”[1]


[1] Shahih, diriwayatkan oleh Muslim (257) dan selainnya.

About Cipto Abu Yahya

Saya hanyalah pedagang ukm yang tidak tertarik untuk dikenal oleh orang banyak. Tapi manfaat yang bisa saya usahakan, diharapkan dapat dirasakan oleh banyak orang..

Apa Komentar Anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: