Bagaimana Cara Beristinja’ bagi yang Terkena Penyakit Salisul Baul (Kencing yang Tidak Bisa Berhenti) atau Sejenisnya?

Penulis: Abu Malik Kamal as-Sayid Salim -hafidzahullah-

Barangsiapa yang terkena penyakit Salisul Baul atau sejenisnya, maka dia harus beristinja’ dan berwudhu setiap kali hendak shalat. Kemudian dia boleh untuk tidak memperdulikan apa yang keluar darinya selama belum masuk waktu shalat berikutnya.

Ini adalah pendapat yang paling benar dari dua pendapat ulama. Ini pulalah pendapat Abu Hanifah, asy-Syafi’i, Ahmad, Ishaq, Abu Tsaur, dan selainnya.

Orang yang terkena penyakit Salisul Baul hukumnya sama dengan wanita istihadhah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada wanita yang terkena istihadhah:

Sesungguhnya itu darah yang keluar dari urat, bukan darah haid. Jika tiba masa haid, hendaklah ia meninggalkan shalat. Jika masa haid telah selesai, cucilah darahnya darimu lalu shalatlah.”[1]

Dalam riwayat al-Bukhari, ia berkata, ayahku berkata:

Kemudian berwudhulah setiap shalat hingga datang waktu haid tersebut.”[2]

Penulis berkata: inilah hukum bagi orang yang memiliki udzur untuk meringankan kesulitannya. Syariat telah datang untuk menghilangkan kesulitan dari umat ini, sebagaimana firman Allah Subhaanahu wa Ta’ala:

يدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ

Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.” (Al-Baqarah: 185)

Menurut pendapat Malik dan selainnya, dia tidak perlu beristinja’ dan wudhu darinya, kecuali bila ia berhadatas dengan hadats yang lain.

Penulis berkata: Adapun pendapat yang tidak mewajibkan wudhu setiap kali shalat, selama ia belum berhadats, pendapat ini mungkin dibenarkan bagi orang yang mendhaifkan tambahan, “Dan berwudhulah setiap hendak shalat” pada hadits yang lalu. Hanya saja pendapat yang rajih (kuat) adalah ia berwudhu setiap kali shalat, seperti akan diterangkan dalam pembahasan tentang haid. Sedangkan pendapat yang tidak mewajibkan untuk istinja’ tidak tepat. Karena kotoran keluar darinya yang menyebabkan ia wajib beristnja’, dan ia memiliki waktu yang leluasa untuk beristinja’ sebelum masuk waktu shalat dengan tanpa kesulitan. Jadi, itu wajib baginya. Sesungguhnya yang dimaafkan baginya ialah bila air seni tersebut keluar pada saat sedang melakukan shalat, demi menghilangkan kesulitan darinya. Wallahu a’lam.

Shahih Fiqh Sunnah, edisi Indonesia, penerjemah: Abu Ihsan Al-Atsary, terbitan: Pustaka at-Tazkia, dari hal.118


[1] Shahih, diriwayatkan oleh al-Bukhari (228), Muslim (333) dan selainnya. Diriwayatkan oleh an-Nasa’i (I/185) dengan lafal, “Cucilah darahnya darimu lalu berwudhulah dan shalatlah,” dengan tambahan “lalu berwudhulah”. Ini adalah riwayat

[2] Kemungkinan ini marfu’ dari perkataan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan kemungkinan juga perkataan Urwah bin az-Zubair dari Aisyah. Beliau berfatwa untuk para wanita yang datang kepada beliau akan masalah ini, seperti diriwayatkan oleh ad-Darimi (I/99). Al-Hafidz membawa kepada kemungkinan yang pertama, al-Fath (I/332), dan al-Baihaqi condong kepada kemungkinan yang kedua, as-Sunan (I/344). Guru kami hafidzahullah telah merajihkan pendapat yang kedua ini dalam Jami’ Ahkam an-Nisa’ (I/227)

About Cipto Abu Yahya

Saya hanyalah pedagang ukm yang tidak tertarik untuk dikenal oleh orang banyak. Tapi manfaat yang bisa saya usahakan, diharapkan dapat dirasakan oleh banyak orang..

One response to “Bagaimana Cara Beristinja’ bagi yang Terkena Penyakit Salisul Baul (Kencing yang Tidak Bisa Berhenti) atau Sejenisnya?”

  1. Abdullah says :

    kalau penjelasan tentang salisal baur ini dilanjut dalam menunaikan solat jamak ..tentunya dapat membantu orang yang demikian masalahnya…

Apa Komentar Anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: