Kadar Najis yang Dimaafkan

Banyak sekali pendapat para ahli fiqih tentang kadar najis yang terkena pakaian, tempat, atau badan yang masih bisa dimaafkan.[i] Hanya saja kaidah mengenai masalah najis yang dimaafkan ialah perkara darurat atau kesulitan secara umum, di samping ketidakmampuan untuk menghindarinya dan berat untuk menghilangkannya.*

Shahih Fiqih Sunnah Jilid 1 (edisi Indonesia) hal. 108


[i] Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu (169-177)

* Pada saat al-Akh al-Fadhil Abu Razin -hafidzahullah-, melewati pembahasan ini, beliau memberikan contoh untuk najis yang dimaafkan adalah seperti: bau tidak sedap dari sandal yang terkena adza/tai, padahal telah digesekkan ke tanah sampai dengan jumlah yang disunnahkan; begitu pula bau tangan sehabis cebok dari buang air besar, sekalipun telah digesekkan ke tanah beberapa kali/ telah dicuci dengan sabun.

Tag:, , , , , , , , ,

About Cipto Abu Yahya

Saya hanyalah pedagang ukm yang tidak tertarik untuk dikenal oleh orang banyak. Tapi manfaat yang bisa saya usahakan, diharapkan dapat dirasakan oleh banyak orang..

Apa Komentar Anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: