Perzinahan Karena Memandang Foto yang Bukan Mahram di Facebook

Dari Abu Asma Andre kepada ikhwan dan akhwat pengguna facebook ( selanjutnya disingkat fb ), semoga ALLAH merahmati diri saya dan kalian semua – :

Tidak disangsikan lagi bahwasanya telah terjadi diskusi tentang status kebolehan menggunakan fb ini – sebagaimana yang telah maklum. Dan juga telah terjadi pembicaraan dengan apa yang namanya dinding ratapan pada wall fb dan bukanlah kedua perkara ini yang mau saya bicarakan.

Ada tipu daya syaithan yang menyusup pelan – pelan pada diri sebagian ikhwan dan akhwat pengguna fb – sekalipun mereka telah mengerti dan memahami akan berbahayanya memandang laki – laki atau perempuan yang bukan mahramnya, dimana syaithan masuk lewat foto sebagian pengguna fb yang terpajang didalamnya dan menebarkan tipudayanya dengan mengagumi dan memandang laki – laki dan perempuan yang bukan mahramnya – walaupun lewat foto.

Bersamaan dengan itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman :

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ

Katakanlah kepada wanita yang beriman : ” Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya ( QS An Nuur : 31 )

Syaikh Al Imam Al Albani rahimahullah berkata : “ Apabila seorang wanita berjalan di pasar, ia melihat laki – laki, melihat gelang yang dipakai laki – laki, melihat wajah mereka, tangan dan betis mereka, ini memang bukan aurat laki – laki. Namun bersamaan dengan itu, si wanita harus menundukkan pandangannya walaupun si lelaki tidak membuka auratnya. Karena hal ini merupakan penutup jalan menuju kerusakan (saddun lidz dzari’ah). Tatkala Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan kaum mukminin untuk menundukkan pandangan dari melihat wajah-wajah wanita yang mungkin terbuka, demikian pula ketika Dia subhanahu wa ta’ala memerintahkan para wanita untuk menundukkan pandangan mereka dari melihat laki- laki, bukanlah karena permasalahan yang berkaitan dengan hukum syar’i tentang aurat semata. Namun semuanya itu menegaskan ditutupnya jalannya menuju kerusakan. Karena dikhawatirkan bila si lelaki memandangi wajah seorang wanita lantas mengagumi kecantikannya, akan menyeret si lelaki kepada perbuatan nista.

Sebagaimana disebutkan didalam hadits :

إِنَّ اللهَ كَتَبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ حَظَّهُ مِنَ الزِّنَا

Sesungguhnya Allah menetapkan atas anak Adam bagiannya dari zina…” ( HR Imam Al Bukhari dan Imam Muslim )

Demikian pula wanita diperintahkan menundukkan pandangannya dari lelaki karena khawatir ia akan terfitnah dengan keelokan wajah si lelaki, besarnya ototnya, lurusnya lengannya dan bagian-bagian tubuh lain yang dapat membuat fitnah. Maka datanglah perintah yang melarang masing-masing jenis dari melihat lawan jenis (yang bukan mahramnya) dalam rangka menutup jalan menuju kerusakan. (Al Hawi min Fatawa Asy Syaikh Al Albani hal 461-462)

Mungkin ada yang akan berhujjah – “ hal tersebut adalah apabila melihat secara langsung – akan tetapi ini hanya sekedar foto “ , maka saya ( Abu Asma Andre ) jawab : “ Bertakwalah kalian kepada Allah Yang Maha Mengetahui isi hati kita masing – masing, betul ini hanya foto – tapi apakah tidak mungkin bagi seseorang memiliki angan–angan dengan melihat foto? “

Mari kita ambil contoh: diantara kita “ yang belum pernah pergi haji “ sudah barang tentu pernah melihat foto Masjidil Haram –maka demi Allah– apakah kalian pernah membayangkan apa–apa yang ada didalam Masjidil Haram berupa keindahannya, manusia yang beribadah kepada Allah didalamnya, majelis–majelis ilmu yang bertebaran di sekitar tiang–tiangnya, dan lain–lainnya, apakah kalian pernah membayangkannya ?

Lalu kalau kalian perempuan ( akhwat ) melihat sebuah foto -–laki–laki (ikhwan) yang menampakkan dirinya dan kalian laki–laki (ikhwan) melihat foto perempuan (akhwat) yang menampakkan dirinya-– maka, apakah kalian tidak juga membayangkan bagaimana bentuknya, tutur katanya, lembut gerakannya, dan lain–lain, demi Allah – apakah namanya ini saudaraku ?

Perhatikanlah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِنَّ اللهَ كَتَبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ حَظَّهُ مِنَ الزِّنَا أَدْرَكَ ذلِكَ لاَ مَحَالَةَ، فَزِنَا الْعَيْنِ النَّظَرُ، وَزِنَا اللِّسَانِ الْمَنْطِقُ، وَالنَّفْسُ تَمَنَّى وَتَشْتَهِي، وَالْفَرْجُ يُصَدِّقُ ذلِكَ أَوْ يُكَذِّبُهُ

Sesungguhnya Allah menetapkan atas anak Adam bagiannya dari zina, dia akan mendapatkannya, tidak bisa tidak. Maka zina mata adalah dengan memandang (yang haram), dan zina lisan adalah dengan berbicara. Sementara jiwa itu berangan-angan dan berkeinginan, sedangkan kemaluan yang membenarkan semua itu atau mendustakannya.” (HR Imam Al Bukhari no 6243 dan Imam Muslim no 2657 dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

Dalam riwayat Imam Muslim disebutkan:

كُتِبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيْبَهُ مِنَ الزِّنَا، مُدْرِكُ ذَلِكَ لاَ مَحَالَةَ، فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظْرُ، وَاْلأُذُنَانِ زِنَاهُمَا اْلإِسْتِمَاعُ، وَاللِّسَانِ زِنَاهُ الْكَلاَمُ، وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ، وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا، وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى، وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ أَوْ يُكَذِّبُهُ

Ditetapkan atas anak Adam bagiannya dari zina, akan diperoleh hal itu, tidak bisa tidak. Kedua mata itu berzina dan zinanya dengan memandang (yang haram). Kedua telinga itu berzina dan zinanya dengan mendengarkan (yang haram). Lisan itu berzina dan zinanya dengan berbicara (yang diharamkan). Tangan itu berzina dan zinanya dengan memegang. Kaki itu berzina dan zinanya dengan melangkah (kepada apa yang diharamkan). Sementara hati itu berkeinginan dan berangan-angan, sedangkan kemaluanlah yang membenarkan semua itu atau mendustakannya.”

Maka takutlah kalian wahai pemajang–pemajang foto dan pemerhati foto, akan apa yang namanya melakukan dosa sembunyi-sembunyi, menundukkan pandangan ditengah jalan ramai akan tetapi menikmati foto lawan jenis di status-status fb, profil-profilnya, bukankah kalian khawatir tersifati dengan apa yang disampaikan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam sebagai berikut :

لَأَعْلَمَنَّ أَقْوَامًا مِنْ أُمَّتِي يَأْتُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِحَسَنَاتٍ أَمْثَالِ جِبَالِ تِهَامَةَ بِيضًا فَيَجْعَلُهَا اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ هَبَاءً مَنْثُورًا قَالَ ثَوْبَانُ يَا رَسُولَ اللَّهِ صِفْهُمْ لَنَا جَلِّهِمْ لَنَا أَنْ لَا نَكُونَ مِنْهُمْ وَنَحْنُ لَا نَعْلَمُ قَالَ أَمَا إِنَّهُمْ إِخْوَانُكُمْ وَمِنْ جِلْدَتِكُمْ وَيَأْخُذُونَ مِنْ اللَّيْلِ كَمَا تَأْخُذُونَ وَلَكِنَّهُمْ أَقْوَامٌ إِذَا خَلَوْا بِمَحَارِمِ اللَّهِ انْتَهَكُوهَا

Tidakkah kalian mengetahui suatu kaum dari umatku yang datang pada hari kiamat dengan banyak kebaikan seperti gunung Tihamah, akan tetapi Allah menjadikan kebaikannya tersebut bagai debu yang berterbangan“.

Berkata Tsauban : Ya Rasulullah, sifatkan mereka kepada kami, dan jelaskan mereka kepada kamu, agar kami tidak menjadi seperti mereka sedangkan kami dalam keadaan tidak mengetahui.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Mereka adalah saudara-saudara kalian dan mereka dari sisi kalian, mereka melakukan kebaikan di malam hari seperti kalian. Akan tetapi mereka adalah kaum yang apabila dalam keadaan sepi melakukan apa yang diharamkan oleh Allah.” ( HR Imam Ibnu Majah no 4245 dari Tsauban radhiallahu ‘anhu, Shahihul Jami 5028 ).

Maka sebagai seruan saya: hilangkanlah foto-foto kalian yang menampakkan keindahan diri kalian, takutlah kepada Allah akan apa yang akan menimpa diri kita berupa dosa dan maksiat, serta bertaubatlah kepada Allah atas dosa-dosa yang pernah kita lakukan.

Kepada Allah Yang Maha Perkasa kita mengeluhkan keadaaan kita, dan semuanya akan bertanggung jawab terhadap apa yang dia perbuat.

سبحانك اللهم وبحمدك اشهد أن لا إله إلا أنت أستغفرك وأتوب إليك

Sumber: http://www.facebook.com/niken.gomez/posts/

Tag:, , , , , , , , ,

About Cipto Abu Yahya

Saya hanyalah pedagang ukm yang tidak tertarik untuk dikenal oleh orang banyak. Tapi manfaat yang bisa saya usahakan, diharapkan dapat dirasakan oleh banyak orang..

One response to “Perzinahan Karena Memandang Foto yang Bukan Mahram di Facebook”

  1. Bang Uddin says :

    izin nyimak dulu gan

Apa Komentar Anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: